Medan.
Berikut ini adalah jalur lintasan menuju Tanah Karo dari
kota
Medan.
SEMBAHEkota
Medan.
Sembahe merupakan salah satu lintasan jalan raya
Medan – Brastagi sekitar 35 km dari
Medan. Memiliki udara yang sejuk dan sungai jernih yang sangan cocok untuk tempat pemandian. Banyak pengunjung datang ke sini untuk santai pada akhir pekan atau libur umum. Tempat ini dapat ditempuh selama 45 menit dengan kendaraan bermotor dari
kota
Medan. SIBOLANGIT
Sekitar 15 menit perjalanan dari Sembahe, tibalah di Sibolangit yang berada kira-kira 40 km dari
kota
Medan. Sepanjang jalan akan terlihat Hutan Wisata yang sebelumnya merupakan kebun botani (tumbuh-tumbuhan) yang terletak di lereng pegunungan Bukit Barisan antara Sembahe dan lembah sekitarnya, memiliki udara yang sangat sejuk. Jalan-jalan kecil yang menyenangkan di hutan hujan ini berguna untuk pemberhentian para turis lokal maupun dari manca negara, di antara pakis-pakis raksasa dan pohon-pohon yang ditutupi lumut.
Para ahli botani akan dengan mudah dapat menemukan berbagai hal yang menarik dari tumbuh-tumbuhan langka yang banyak tumbuh di taman ini, di samping adanya berbagai burung-burung liar.
Di sepanjang jalan ini juga dapat ditemukan pondok-pondok durian yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat sambil makan durian.BANDAR BARU
kota kecil lebih kurang 47 km dari
Medan ke arah Brastagi, memiliki udara sejuk dan nyaman yang cocok untuk liburan serta berakhir pekan.
Kota kecil ini juga merupakan bumi perkemahan Pramuka yang pada tahun 1977 sebagai tempat pelaksanaan Jambore Internasional Pramuka.
Di sini juga terdapat Yayasan Gelora Kasih yang merupakan tempat penyandang anak-anak yatim piatu yang dikelola oleh GBKP (Gereja Batak Karo Protestan)
PENATAPEN (PEMANDANGAN)
Medan – Brastagi yang dekat dengan perbatasan antara Tanah Karo dengan Deli Serdang. Di tempat ini sering digunakan sebagai tempat pemberhentian sejenak bagi orang yang telah lelah dalam perjalanan sambil menikmati hangatnya jagung rebus dan jagung bakar. Dari sini kita bisa memandang ke arah Bandar Baru dan
Medan, juga bisa melihat air terjun Sikulikap serta jalur pendakian ke gunung Sibayak.
LAU DEBUK-DEBUK
TAMAN HUTAN RAYA BUKIT BARISAN
Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan berlokasi kira-kira 6 km sebelum
kota Brastagi, dalam perjalanan dari
Medan.
Taman itu punya kebun binatang dengan pondok-pondok unik dan gajah tunggangan untuk anak-anak. Jalan setapak menuju hutan juga tersedia, untuk pengunjung yang ingin meneliti ataupun sekedar melihat tumbuhan hutan, anggrek-anggrek liar, pakis-pakis besar, berbagai tumbuhan kayu liar berselimut lumut dan jamur, beragam jenis kupu-kupu, burung-burung, kera, dan lainnya.
BUKIT KUBU
Bukit Kubu adalah salah satu hotel yang memiliki arsitektur peninggalan zaman kolonial, mempunyai arena atau lapangan latihan golf, tenis, serta kebun-kebun bunga yang indah. Bukit Kubu sering dikunjungi oleh turis-turis dari Eropa, khususnya wisatawan asal Belanda untuk menikmati akhir pekan mereka dengan mengenang keadaan zaman kolonial lalu.
BRASTAGI
kota “Markisa”.
Dari
kota “Markisa” Brastagi, para pengunjung akan menikmati pemandangan yang indah ke arah pegunungan yang masih aktif, yaitu gunung Sibayak dan gunung Sinabung.
Untuk mendaki gunung Sibayak diperlukan waktu lebih kurang 3 jam perjalanan dan kita bisa menikmati pemandangan yang indah di pegunungan tersebut atau perlu waktu 3 sampai 4 jam perjalanan di hutan untuk melihat kekayaan alam di dalamnya baik flora maupun fauna di sekitar hutan tersebut. Selain buah-buahan markisa, Brastagi juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga-bunga. Di
kota Brastagi dilaksanakan beberapa peristiwa pariwisata antara lain “Pesta Buah” atau festival buah dan festival kebudayaan “Pesta Mejuah-juah” yang diadakan setiap tahun. Tanah Karo juga memiliki tradisi yang telah turun temurun dilakukan yaitu “Kerja Tahun” yang diselenggarakan setiap tahun oleh orang-orang Karo yang tinggal di daerah tersebut ataupun yang sudah merantau datang kembali ke perkampungan yang memiliki hubungan keluarga untuk saling berkunjung dan bersilaturahmi. KAMPUNG LINGGA
SIPISO-PISO
Sipiso-piso terletak lebih kurang 24 km ke utara Kabanjahe menuju ke arah Danau Toba, merupakan air terjun yang terkenal dengan ketinggian lebih kurang 360 kaki sebelum mengalir ke Danau Toba. Daerah ini memiliki pemandangan yang indah seperti daerah Tao Silalahi yang berada di dekatnya dan terletak di bagian utara Danau Toba.
Sipiso-piso terletak lebih kurang 24 km ke utara Kabanjahe menuju ke arah Danau Toba, merupakan air terjun yang terkenal dengan ketinggian lebih kurang 360 kaki sebelum mengalir ke Danau Toba. Daerah ini memiliki pemandangan yang indah seperti daerah Tao Silalahi yang berada di dekatnya dan terletak di bagian utara Danau Toba.
source : http://www.geocities.com/merga_silima/telusur.html
Gunung Sibayak
Sampai saat ini sepertinya Gunung Sibayak tidak akan habis-habisnya didaki oleh pencinta alam yang datang dari berbagai pelosok daerah. Pada hari-hari tertentu lokasi wisata penuh petualangan ini seperti layaknya pasar malam. Lautan manusia tumpah bersama lampu, lilin yang memancarkan keindahan ketika malam hari. Deru angin yang dingin menambah pesona Gunung Sibayak bertambah menarik untuk dikunjungi.
Gunung Sibayak (2094 mdpl) secara administratif terletak di Desa Raja Berneh atau lebih dikenal dengan sebutan Desa Semangat Gunung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo (60 KM dari Kota Medan). Daerah yang berada di kaki Gunung Sibayak merupakan kawasan pertanian yang bercocok tanam sayuran dan hortikultura lainnya. Tidak salah kalau lokasi ini menjadi salah satu daerah tujuan agrowisata yang ada di Sumatera Utara.
Sementara itu, titik pendakian menuju Gunung Sibayak ada di beberapa lokasi, di antaranya kawasan jalur Lima Empat. Disebut jalur Lima Empat karena lokasi ini berada pada posisi KM 54 dari Kota Medan. Jika perjalanan diawali dari jalur Lima Empat kita dapat menikmati santapan jagung bakar atau rebus sebelum melanjutkan perjalanan. Dari titik ini perjalanan menuju puncak Gunung Sibayak dapat ditempuh dengan waktu 3-4 jam.
Selain udara sejuk, jagung rebus dapat dinikmati dengan harga yang terjangkau berkisar Rp 1000 per buahnya. Tidak jauh dengan lokasi ini, juga dapat melihat Air Terjun Sikulikap yang memiliki ketinggian di atas 7 meter. Pendek kata kita dapat menikmati suasana tersebut untuk mendapatkan kepuasan dengan biaya yang terbilang ekonomis. Jalur pilihan yang juga biasa dipergunakan adalah jalur Simpang Doulu atau jalur tangga yang berada di Desa Semangat Gunung.
Setelah sampai di Puncak Gunung Sibayak, pengunjung dapat menikmati pesona dan gugusan bebatuan serta kawah yang mengembuskan asap berbau belerang. Pagi hari kita bisa menyaksikan keindahan matahari pagi yang menyemburkan sinar di sela-sela bebatuan yang ada. Sementara sore harinya kita akan menyaksikan keindahan lembayung senja sambil menunggu matahari menuju peraduannya di ufuk Barat. Dari puncak Gunung Sibayak terlihat juga dari kejauhan beberapa perkampungan di bawahnya serta puncak Gunung Sinabung yang memang berdampingan dengan Gunung Sibayak.
Selain Gunung Sibayak, di daerah ini amatlah banyak daerah yang dapat dijadikan tempat berekreasi dengan satu spesifikasi keindahan alam dan kesejukan udaranya. Tidak mengherankan kalau menjelang akhir tahun atau hari libur penginapan serta hotel yang berada di kawasan tersebut padat. Di daerah Karo Simalem bukan hanya itu yang dapat kita nikmati, pemandangan dan gugusan pegunungan yang berada di dataran tinggi yang sejuk juga telah menjadi daya tarik tersendiri bagi kawula muda.
Desa Semangat Gunung pasti sudah melekat di hati mereka yang memiliki hobi jalan dan berendam dengan air panas belerang. Berada di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanahkaro, kawasan ini menjadi pilihan wisata akhir pekan bagi keluarga. Dengan balutan udara sejuk karena berada di kaki Gunung Sibayak, daerah kunjungan wisata ini dianugerahi air panas belerang. Ali mengalir sepanjang masa dengan balutan panorama eksotis yang menyajikan suasana indah, tenang serta damai.
Sumber : Perempuan.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar